Seni dan Budaya

5 Gereja Tua di Indonesia yang Menawan

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sejak masa pemerintahan Hindia Belanda, sudah banyak gereja-gereja tua dibangun di berbagai kota di Indonesia. Tempat ibadah tersebut dibangun sebagai sarana ibadah umat Kristen Eropa pada masa itu.

Kemegahan dan kekokohan bangunan gereja-gereja tersebut dapat bertahan dan terawat baik hingga kini. Banyak di antaranya yang menjadi destinasi wisata religi di setiap kotanya. Dalam ulasan kali ini, Holamigo merangkum 5 gereja tua di Indonesia.

Gereja Immanuel, Medan

Wisata Religi Medan - Gereja tua di Indonesia - Gereja Immanuel
Gereja Tua di Indonesia | Image credit: anthonynh.blogspot.com

Pada tahun 1921, berdiri sebuah gereja untuk memenuhi kebutuhan umat Kristen di Medan. Gereja yang kini bernama GPIB Immanuel ini masih mempertahankan arsitektur bergaya Eropa. Pada masa pendudukan Jepang, gereja ini sempat dijadikan gudang.

Keunikan arsitektur Gereja Immanuel salah satunya pada bagian depannya. Tidak seperti gereja pada umumnya yang memiliki menara di bagian depan samping, menara gereja ini terletak di bagian tengah depan. Maka bagian depannya tampak simetris dihiasi ornamen salib.

Gereja Katedral, Jakarta

Gereja tua di Indonesia
Gereja Tua di Indonesia | Image credit: Chris w (flickr.com)

Berada di seberang Masjid Istiqlal, gereja Katolik megah bergaya neo-gotik ini sudah berdiri sejak tahun 1829. Pada awalnya bentuk bangunannya tidak seperti sekarang. Setelah beberapa kali dilakukan renovasi, baru di tahun 1891 bangunan gereja ini diubah total. Proses renovasi ini memakan waktu selama 10 tahun. Gereja Katedral dengan bentuk bangunan yang kini kita kenal, baru diresmikan di tahun 1901.

Gereja Bethel, Bandung

Gereja tua di Indonesia - Gereja Bethel
Gereja Tua di Indonesia | Image credit: Gilang Firmansyah (flickr.com)

Letak gereja ini berada di ujung Jalan Wastukencana, tepat berada di seberang Taman Balai Kota Bandung. Gereja ini diresmikan pada tanggal 1 Maret 1925 dengan nama “De Nieuwe Kerk”. Rancangan bangunannya dibuat oleh arsitek Wolff Schoemaker. Hal yang menarik dari gaya bangunan gereja ini adalah penambahan atap dengan model tajug khas Jawa yang biasanya dapat dijumpai pada bangunan masjid atau mushola.

Selain itu, sebagian besar ornamen bangunan gereja ini pun mengadopsi gaya art deco yang saat itu tengah populer di Kota Bandung. Kita dapat melihat hiasan geometri pada bagian dinding, menara, serta pintu masuk utama gereja.

Gereja Blenduk, Semarang

Gereja tua di Indonesia Blenduk
Gereja Tua di Indonesia | Image credit: Riefa Istamar (flickr,com)

Berlokasi di Kawasan Kota Lama Semarang, Gereja Blenduk menjadi salah satu bangunan yang ikonik di kota ini. Ciri khas bangunannya terletak pada bagian kubah gereja yang berbentuk seperti irisan bola.

Gereja dengan nama asli GPIB Immanuel Semarang ini dibangun sejak tahun 1753. Bentuk bangunan yang saat ini masih bertahan merupakan hasil renovasi sejak tahun 1894. Tepat di samping gereja ini, terdapat Taman Sri Gunting yang asri.

Gereja Kepanjen, Surabaya

Image credit: instagram.com/laurentiuslei

Gereja dengan nama asli Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria ini berlokasi di Jalan Kepanjen, Surabaya. Dibangun pada tahun 1899, gereja ini dirancang oleh arsitek W. Westmaas dari Semarang. Bangunan gereja ini begitu ikonik dengan dinding bata merah dan dua buah menara kembar di bagian depan bangunan. 

Baca juga Menyusuri Gereja-Gereja Tua Di Jakarta

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.