Kuliner

5 Makanan Khas Semarang Ini Cocok Dijadikan Sebagai Menu Sarapan

Pinterest LinkedIn Tumblr

Dari olahan mi, nasi, hingga pecel, Kota Semarang memiliki ragam jenis hidangan yang patut dijajal oleh para pecinta kuliner. Bahkan, ada juga makanan khas Semarang yang merupakan campuran antara kuliner Jawa dan Tiongkok seperti lumpia dan mocha. Dari ragam kuliner tersebut, lima di antaranya juga sering dijadikan sebagai menu sarapan lho! Apa saja hidangan tersebut? Yuk intip ulasan selengkapnya di bawah ini!

Nasi Ayam

makanan khas semarang nasi ayam
Source: jejakpiknik.com

Kalau kamu familiar dengan nasi liwet Solo, makanan khas Semarang ini memiliki cita rasa yang hampir mirip karena sama-sama menggunakan nasi gurih. Dulu penjual nasi ayam masih menggunakan gendongan sambil keluar masuk kampung untuk menjajakan jualannya. Tetapi, sekarang sudah banyak menggunakan sepeda atau kendaraan bermotor. Nasi ayam menjadi menu sarapan yang sering diburu di Kota Semarang. Satu porsinya, nasi ayam disantap bersama telur pidang, opor ayam suwir, sambal goreng labu siam dan tahu lalu disiram dengan kuah opor dan arena tau santan kental.

Makanan khas Semarang ini disajikan dalam pincuk daun pisang. Kamu juga bisa menambahkan lauk lain seperti telur puyuh, sate, telur muda, ati ampela, tempe atau tahu bacem, dll. Tinggal pilih saja lauk tambahan yang kamu suka.

Pecel Semanggi

pecel semanggi untuk menu sarapan
Source: lifestyle.okezone.com

Selain di Surabaya, pecel ini juga populer sebagai menu sarapan favorit di Kota Semarang. Pecel ini disebut pecel semanggi karena menggunakan daun semanggi yang biasa ditemukan di persawahan atau perkebunana. Daunnya kecil dan halus sehingga cukup dipanaskan sebentar dalam wajan tanah liat hingga layu dan aroma sangitnya hilang. Tekstur daun ini sedikit alot namun tetap segar saat disantap. Pecel semanggi juga menggunakan sayuran lain seperti tauge dan kacang panjang. Kemudian makanan khas Semarang ini disiram dengan sambal kacang yang kental dan gurih. Sebagai pelengkap, bisa juga disantap bersama sate keong sawah dan kerupuk karak.

Mie Kopyok

menu sarapan mie kopyok
Source: food.detik.com

Makanan khas Semarang ini biasa dijajakan dengan menggunakan gerobak. Penjualnya memukul piring setiap kali melewati rumah-rumah sebagai penanda. Mie kopyok juga sering disantap sebagai menu sarapan untuk memulai pagi hari. Hidangan ini terbuat dari mie kuning yang diberi irisan tahu goreng, tauge, lontong, lalu disiram dengan kuah panas yang diberi kecap manis gerusan cabai rawit dan bawang putih. Sebagai pelengkap, taburan bawang goreng, seledri, dan krupuk karak menambah cita rasa mie kopyok ini.

Nasi Goreng Babat

nasi goreng babat makanan khas semarang
Source: travel.tribunnews.com

Nasi goreng umumnya dipilih sebagai menu sarapan pagi begitupun di Kota Semarang. Ada nasi goreng khas yang dikenal dengan nama nasi goreng babat. Makanan khas Semarang ini dimasak secara tradisional yaitu masih menggunakan kayu bakar sehingga menghasilkan aroma masakan yang sangit. Bumbu nasi gorengnya sendiri terdiri dari cabai merah, bawang putih, dan bawang merah yang diulek. Sesuai namanya, nasi goreng babat menggunakan babat atau jeroan sapi, paru, atau limpa. Semuanya dimasak bersamaan dan diaduk dengan nasi lalu ditambahkan kecap manis hingga warnanya coklat kemerahan. Kamu juga bisa tambah telur goreng atau dadar.

Soto Semarang

soto semarang
Source: food.detik.com

Kalau melihat makanan khas Semarang ini, kalian pasti akan teringat pada soto Kudus. Memang agak mirip karena sama-sama menggunakan daging ayam suwir. Bahkan beberapa penjual soto di Kota Semarang berasal dari Kudus. Hanya saja soto Semarang cenderung lebih kekuningan dan agak berminyak. Selain daging ayam suwir, terdapat juga tambahan soun, tauge, dan taburan kucai. Sebagai hidangan tambahan, kamu bisa memilih sate telur puyuh, tempe goreng atau bacem, ati dan ampela ayam, perkedel, dan kerupuk. 

Baca Juga:

Dini
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.