Teknologi

Aplikasi Jak CLM, Aplikasi Terbaru Untuk Deteksi Covid-19 Warga Jakarta

Pinterest LinkedIn Tumblr

Beberapa waktu lalu, warga Jakarta yang akan melakukan perjalanan keluar kota harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Namun baru-baru ini pemerintah DKI Jakarta merilis aplikasi Jak CLM (Corona Likelihood Metric) untuk digunakan warganya yang akan bepergian.

Hadirnya aplikasi Jak CLM yang terintegrasi dalam aplikasi JAKI ini ternyata bukan untuk menggantikan fungsi SIKM. Aplikasi mobile ini menggunakan teknologi yang dapat belajar secara mandiri dari hasil uji mandiri Covid-19 para penggunanya.

Walau aplikasi Jak CLM ini diluncurkan oleh pemerintah DKI Jakarta, warga di luar kota Jakarta juga bisa menggunakan aplikasi yang terintegrasi dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) ini. Jika kamu tertarik untuk menggunakannya, kamu bisa mengunduhnya langsung di Google Play Store atau Apple App Store.

Aplikasi Jak CLM

aplikasi mobile terbaru
Jak CLM terintegrasi dalam aplikasi JAKI-tirto.id

Karena aplikasi mobile ini merupakan media uji mandiri Covid-19, para pengguna diharapkan bisa melakukan tes tersebut dengan jujur. Hasil tes akan menentukan apakah seorang pengguna masuk dalam kategori aman, ODP, PDP, atau positif Covid-19.

Uniknya lagi, hasil uji mandiri tersebut akan menentukan jika pengguna masuk ke dalam daftar prioritas untuk tes PCR atau rapid test. Lokasi tes juga akan ditentukan sesuai dengan fasilitas kesehatan yang terdekat dengan lokasi pengguna.

Namun jika pengguna tidak menunjukkan potensi tertular Covid-19, ia akan mendapatkan saran untuk menyembuhkan kondisi kesehatannya sesuai gejala yang dirasakan pengguna aplikasi CLM ini.  Para pengguna aplikasi uji mandiri ini diharapkan juga untuk melakukan tes pada aplikasi ini setidaknya seminggu sekali.

ARTIKEL TERKAIT:

Apakah aplikasi Jak CLM jadi pengganti SIKM?

Walau kewajiban warga Jakarta untuk SIKM ditiadakan, bukan berarti mereka tidak perlu membawa dokumen apa pun saat traveling. Untuk bepergian, mereka tetap diharuskan memiliki Surat Bebas Covid-19 yang masih berlaku.

Surat Bebas Covid-19 ini bisa digantikan dengan Surat Bebas Gejala dari rumah sakit atau puskesmas jika tidak ada fasilitas kesehatan yang dapat mengeluarkan surat bebas Covid-19.  Para traveler juga diharapkan untuk menginstal dan mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi di ponsel pintarnya. Jadi pola penyebaran virus mematikan ini dapat terus terpantau.

Mario
Author

Makhluk penasaran yang suka belajar tentang content marketing, tapi lebih hobi baca novel, manga, main game, gebukin samsak.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.