Informasi

Masker Kain Berbahan Apa yang Memiliki Proteksi Baik Menurut Ahli?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Per tanggal 5 April 2020, seluruh masyarakat Indonesia diwajibkan menggunakan masker saat keluar rumah. Hanya saja, untuk seluruh masyarakat yang diimbau menggunakan masker, disarankan untuk menggunakan masker berbahan kain. Rekomendasi ini un tidak hanya diterapkan di Indonesia saja, lho. Bahkan Pejabat kesehatan federal Amerika Serikat pun mengimbau masyarakatnya untuk mengenakan masker kain selama pandemi virus corona atau covid-19.

Mungkin masih banyak orang yang masih terlalu takut untuk menggunakan masker kain karena tingkat proteksi yang tergolong rendah daripada masker lainnya. Tingkat proteksi bahan kain terhitung rendah dan dianjurkan maksimal durasi penggunaan 4 jam saja. Hanya saja, kamu tidak perlu khawatir dengan efektivitas perlindungan bahan kain, jika kamu sendiri tahu bahan kain yang tepat untuk melindungi wajah kamu dari paparan virus corona. Terlebih, jika kamu terus mengandalkan masker bedah atau N95 – tenaga medis masih jauh lebih membutuhkan masker tersebut.

Cara Menguji Pertahanan Bahan Kain

Saat kamu memiliki masker kain dengan bahan tersebut, lalu masih ragu dengan proteksinya. Kamu bisa uji coba dengan mengandalkan cahaya. Uji coba yang disarankan oleh Dr. Scott Segal – ketua anastesiologi, Wake Forest Baptist Health dapat membantu kamu untuk mengobati rasa ragu kamu dengan perlindungan wajah menggunakan kain ini. Cukup pegang kain tersebut pada cahaya terang. Jika cahaya tersebut menembus serat dan serat kain dapat terlihat, berarti kain tersebut kurang layak untuk dijadikan masker. Kain dengan tenun yang padat dan tidak tembus cahaya jauh lebih layak untuk digunakan sebagai bahan masker.

Walaupun seberapa padat tenun pada kain tersebut tidak melindungi wajah kamu dengan maksimal. Namun para ahli pun menyarankan pada masyarakat awam lebih baik menggunakan bahan tersebut karena yang melakukan self-isolation masih bisa mempraktikan physical distancing. Sementara tenaga medis yang memiliki banyak kontak dengan pasien jauh lebih membutuhkan proteksi maksimal. Terlebih, kamu pun sebenarnya tidak perlu khawatir berlebih mengenai masker kain, karena masih jauh lebih baik kamu memiliki upaya untuk melindungi wajah, daripada tidak menggunakan perlindungan sama sekali.

Perbandingan Berbagai Proteksi Masker Berdasarkan Bahan

bahan masker kain untuk mencegah virus corona
pixabay.com

Jika kamu benar-benar menyadari pentingnya proteksi pada masker kamu, sebenarnya kain yang sering digunakan pakaian flanel atau bahan tartan memiliki proteksi yang lebih baik daripada kain lainnya. Kemudian, masker kain yang dilapisi filter kopi pun bisa menjadi alternatif proteksi wajah yang hampir mendekati flanel. Bahan syal atau bandana menjadi masker kain dengan proteksi terendah. Namun masker bandana masih bisa menyaring partikel-partikel kecil agar tidak masuk ke permukaan wajah.

Memilih Bahan Kain Terbaik Untuk Pelindung Wajah Kamu

bahan masker kain untuk mencegah virus corona
pixabay.com

Bahan kain yang tepat sangat memengaruhi proteksi wajah kamu dari paparan virus corona. Untuk itu kamu perlu tahu bahan kain mana yang memiliki proteksi maksimal namun kamu masih tetap bisa bernapas selama menggunakannya. Untuk itu, asisten profesor teknik lingkungan Missouri University of Science and Technology – Yang Wang mencari tahu perihal masalah ini. Bekerja sama dengan mahasiswa pascasarjana mempelajari berbagai kombinasi bahan, tidak terkecuali filter udara dan kain.

Maka para ahli pun menguji berbagai bahan kain sama seperti menguji bahan masker medis. Sementara yang kita tahu, respirator yang memiliki filtrasi terbaik adalah N95. Hal tersebut dikarenakan N95 mampu memfilter 95% partikel terkecil berukuran 0,3 mikron. Sementara jenis surgical mask memiliki kemampuan filtrasi antara 60% hingga 80%. Setidaknya untuk menjangkau filtrasi tersebut, masker kain kamu setidaknya memiliki 4 lipatan, agar tidak tembus virus.

Sarung bantal dengan bahan 100% katun hanya memfilter 22% partikel kecil jika dilipat sekali, atau hanya dipakai 2 lapis. Sementara jika digandakan atau menjadi 4 lapisan, bahan ini dapat menangkal hampir 60% partikel kecil. Selendang berbahan dasar wol memfilter 21% partikel kecil jika digunakan 2 lapis, sementara jika digandakan, bahan ini dapat memfilter 48,8% partikel kecil. Untuk bandana berbahan dasar katun 100% hanya memfilter 18,2% partikel kecil, sementara jika digandakan – hanya mampu memfilter 19,5% partikel kecil.

Sebenarnya bahan terbaik untuk membuat masker kain adalah quilt cotton, atau bahan katun yang digunakan untuk selimut. Kamu cukup menggunakan dua lapis katun ini agar wajah kamu terproteksi. Namun jika proteksinya ingin lebih sempurna, kamu bisa gunakan dua lapis kain katun kemudian menggunakan 2 kain flanel pada bagian dalamnya.

Jadi bagaimana? Apakah masker kain kamu sudah memproteksi wajah kamu dari covid-19 dengan sempurna? Coba cek masker kamu sekarang!

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.