Inspirasi Maluku

Cara Lain Nicholas Saputra Menceritakan Pengalaman Traveling

Pinterest LinkedIn Tumblr

Selain dikenal sebagai aktor, Nicholas Saputra pun dikenal sebagai traveler yang gemar menjelajahi berbagai tempat di dunia. Banyak perjalanannya yang ia dokumentasikan melalui foto dan dibagikannya di media sosial.

Namun selama pandemi COVID-19 melanda, Nicholas Saputra punya cara lain untuk membagikan pengalamannya selama traveling. Lewat akun Instagramnya ia bercerita bahwa pandemi ini membuatnya ingin berbagi pengalaman traveling melalui benda-benda yang ia simpan dari beberapa perjalanannya.

Kerajinan Kayu dari Kepulauan Tanimbar

Nicholas Saputra
Image credit: instagram.com/nicholassaputra

Dalam salah satu unggahannya, Nicholas Saputra bercerita mengenai sebuah kerajinan kayu yang terpajang di rak rumahnya. Kerajinan ini berbentuk perahu tradisional dengan enam figur manusia di atasnya.

Kerajinan kayu ini ia dapatkan ketika perjalannya pada tahun 2010 ke Desa Tumbur, Yamdena, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Bahan kerajinan ini terbuat dari kayu hitam nyabarulu yang sering digunakan untuk pembuatan patung.

Masih dalam unggahan yang sama, Nicholas Saputra pun menceritakan kunjungannya pada waktu itu dilanjutkan ke Pantai Weluan, yang letaknya tak jauh dari pusat kota Saumlaki. “Sore itu tak ada pengunjung lain di pantai. Saya masih teringat hangatnya air laut, tiupan angin tipis dan warna senja yang berganti-ganti,” kenangnya dalam unggahan tersebut.

Patung Perunggu dari Bandaneira

Nicholas Saputra
Image credit: instagram.com/nicholassaputra

Pada unggahan selanjutnya tampak sebuah patung lain yang juga ia dapatkan dari perjalanannya ke Maluku. Namun kali ini patung ini didapatkan di Pulau Neira, Bandaneira, Maluku.

Patung tersebut berupa figur manusia dengan bentuk sederhana dan gestur yang dinamis. Bahan pembuatannya adalah perunggu. Patung tersebut dibelinya dari sebuah toko barang-barang antik di Pulau Neira.

Nicholas Saputra pun bercerita bahwa pada sekitar tahun 2010 – 2013, ia sudah 4 kali mengunjungi Bandaneira. Selain mengunjungi destinasi alam, ia pun datang ke situs bersejarah yakni bangunan tempat Hatta dan Sjahrir diasingkan pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia.

Dalam unggahan ini pun ia menceritakan suasana di Pulau Neira pada saat itu. Makan nasi kuning ikan tenggiri saat sarapan, sambil gunung api dari teras kamar. Ia pun menceritakan tentang pemilik homestay yang mengajak makan di rumahnya dengan menyajikan ikan bakar yang dibalut berbumbu rempah.

Nah, itulah cara lain Nicholas Saputra dalam menceritakan perjalanannya. Apakah kamu punya benda yang menyimpan kenangan tentang perjalananmu juga?

Baca juga Nicholas Saputra Punya 5 Destinasi Traveling Favorit. Ada Apa Saja?

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.