Asal-usul

Cikal Bakal WHO dalam Memperjuangkan Kesehatan Dunia

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap tanggal 7 April, selalu diperingati sebagai Hari Kesehatan Dunia. Tanggal ini tak lepas dari sejarah terbentuknya Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yang didirikan oleh PBB.

Berbasis di Jenewa, Swiss, WHO selalu berupaya untuk meningkatkan standar kesehatan di berbagai negara di dunia. Khususnya membasmi penyakit menular yang menyebar luas seperti pandemi COVID-19 yang saat ini sedang melanda.

Berawal dari Kolera

Pada abad ke-19, di Eropa terjadi wabah kolera yang memakan ribuan korban jiwa. Kemudian digelar sebuah konferensi mengenai sanitasi tingkat internasional di Paris pada tahun 1851 untuk menanggapi situasi tersebut.

Awalnya tidak ketahui pasti sebab wabah kolera yang melanda Eropa pada saat itu. Namun pertemuan tersebut menjadi awal mula pergerakan dari berbagai negara di Eropa untuk mencegah dan mengatasi penyakit yang melanda.

Setelah Perang Dunia ke-2 berakhir, pada tahun 1945 PBB semakin memantapkan pembentukan organisasi kesehatan internasional yang dapat fokus pada perbaikan kesehatan bagi warga dunia. Gagasan tersebut pun disetujui setahun kemudian dalam Konferensi Internasional di New York.

Peresmian WHO

WHO
Gedung WHO di Jenewa, Swiss | Image credit: Eric Bridiers from US Mission (flickr.com)

Setelah sekitar 61 negara menandatangani konstitusi WHO, organisasi ini pun resmi didirikan pada 7 April 1948. Di tahun yang sama, organisasi ini mengadakan pertemuan pertamanya di Jenewa, Swiss, untuk memprioritaskan penanggulangan beragam masalah kesehatan seperti malaria, tuberkolusis, kesehatan ibu dan anak, penyakit kelamin, dan masalah gizi.

Seiring berjalannya waktu, WHO pun melakukan serangkaian kampanye untuk memerangi berbagai penyakit. Di antaranya pemberantasan cacar di Somalia, demam kuning di Afrika, pandemi yang melanda kawasan Asia, dan masih banyak lagi.

Memerangi COVID-19

Image credit: Tedward Quinn (unsplash.com)

Kini WHO menjadi garda depan dalam memerangi pandemi COVID-19 yang mewabah di berbagai negara. Beragam protokol dibuat oleh organisasi ini untuk mengurangi hingga menghentikan penularan virus corona.

Sebagai warna dunia di mana pun kita berada, tentu kita pun harus tetap menjaga kesehatan dan menerapkan berbagai cara yang telah dikemukakan WHO untuk menekan wabah ini. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan tempat tinggal, kesehatan makanan, menghentikan aktivitas di luar rumah, dan berjaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing) hingga wabah ini mereda.

Baca juga Inilah 4 Pandemi dalam Sejarah Dunia Sebelum Virus Corona Melanda

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.