Kuliner

Green Tea vs Matcha: Serupa Tapi Tak Sama

Pinterest LinkedIn Tumblr

Banyak orang menyangka green tea (teh hijau) dan matcha (bubuk teh hijau) itu sama. Meskipun nampak serupa dan keduanya berbahan dasar daun teh hijau, keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Mau tahu apa yang membedakannya? Yuk cari tahu selengkapnya hanya di Holamigo ya!

Rasa

perbedaan warna pada matcha dan green tea
Image source: thestylemate.com

Dari segi rasa, matcha lebih creamy dan terasa sedikit seperti rumput laut. Biasanya, setelah diminum, bubuk teh hijau tidak meninggalkan rasa apapun. Sedangkan teh hijau atau green tea biasa cenderung memiliki rasa yang pahit dan terasa asam dimulut. Tetapi, tetap saja teh hijau ini terasa segar saat diminum, baik disajikan hangat maupun dingin.

Warna

Image source: healthline.com

Perbedaan yang paling jelas terlihat dari green tea dan matcha adalah warnanya. Jika diseduh, warna teh hijau akan terlihat bening kekuningan seperti warna teh pada umumnya. Berbeda jika kamu menyeduh bubuk teh hijau. Warna tehnya akan tetap hijau seperti warna bubuknya .

Harga

matcha latte
Image source: nourishedkitchen.com

Tahukah kamu bahwa harga matcha lebih mahal dari green tea biasa? Harga teh hijau jauh lebih terjangkau bila dibandingkan dengan bubuk teh hijau murni. Apalagi jika kamu membelinya dalam bentuk minuman atau olahan lain yang mengandung bubuk the hijau. Lantas apa sih yang membuat harga bubuk teh hijau lebih mahal dari teh hijau biasa?

Khasiat

Image source: mz-store.com

Matcha dikenal memiliki khasiat yang lebih baik dibandingkan dengan green tea biasa. Bubuk teh hijau diketahui mengandug antioksidan, kafein, dan L-Theanine yang tinggi dibanding teh hijau biasa. Kandungan tersebut dapat meningkatan kesehatan jantung. Belum lagi  bubuk teh hijau bisa membantu proses penurunan berat badan lebih cepat. Green tea sebenarnya memiliki kandungan yang berkhasiat bagi tubuh, hanya saja kandungannya lebih sedikit dibandingkan dengan bubuk teh hijau.

Pengolahan

Image source: sweetsofjapan.com

Untuk membuat matcha, daun teh hijau terlebih dahulu ditutup selama 20 hingga 30 hari. Proses ini dibutuhkan supaya daun teh tidak terpapar langsung oleh sinar matahari. Selain itu, dengan ditutup selama 20 sampai 30 hari, daun teh hijau akan semakin gelap akibat meningkatnya asam amino yang terdapat pada klorofil daun. Setelahnya, daun teh hijau dipisahkan dari batang dan urat daun sebelum ditumbuk hingga menjadi bubuk teh hijau. Berbeda dengan proses pembuatan green tea yang tidak menggunakan trik khusus untuk memanennya. Bahkan saat menyeduh teh hijau biasa, kamu akan masih melihat daun dan batang teh sehingga kamu perlu menyaringnya terlebih dahulu sebelum diminum.

Dini
Author

2 Comments

    • Dini
      Dini Reply

      iya, benar sekali kakak! menurut berbagai sumber, keduanya memang sama2 berasal dari teh hijau atau Camellia sinensis. Hanya saja, untuk pembuatan matcha, tanaman teh ditutupi selama 20-30 hari agar tidak terkenal sinar matahari secara langsung. Proses ini nih yang bikin si matcha atau green tea powder lebih tinggi kandungan asam amino yang banyak manfaatnya buat kesehatan, termasuk meningkatkan daya tahan tubuh.

      Always stay healthy ya 🙂

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.