Informasi

Hikikomori, Karantina Diri Ala Jepang Di Tengah Epidemi Covid-19

Pinterest LinkedIn Tumblr

Untuk menekan penyebaran virus Corona, masyarakat di berbagai  negara diminta untuk melakukan karantina diri di rumah mereka masing-masing. Namun hal ini tidak perlu dilakukan bagi orang-orang Jepang yang melakukan Hikikomori, karena mereka memang sudah menutup diri di dalam kamar mereka yang sempit.

Hikomori adalah sebutan untuk orang-orang Jepang yang menutup diri dari kegiatan sosial apapun. Tapi seperti apakah sejarah dari hikomori ini? Bagaimana mereka bisa hidup hingga bertahun-tahun di dalam apartemen mereka yang sempit?

Sejarah awalnya hikikomori

Pemerintah mulai mengenali kaum hikikomori sejak tahun 200-an. Di tahun tersebut, seorang hikikomori yang dikenal dengan nama daring neomugicha keluar dari tempat tinggalnya setelah mengurung diri selama beberapa tahun.

Namun, setelah ia menghabiskan waktu di wilayah Saga, neomugicha tiba-tiba mengeluarkan pisau dan membajak sebuah bus. Alhasil, seorang penumpang tewas dan beberapa penumpang lainnya terluka.

Kondisi kamar seorang hikikomori-indozone.id

Karena kejadian tersebut, pemerintah mulai mewaspadai kaum hikikomori. Sejak saat itu, stigma budaya hikikomori pun mulai berkembang di masyarakat Jepang. Mereka yang mengisolasi diri setidaknya selama enam bulan atau lebih akan dikategorikan sebagai seorang hikikomori.

Apakah orang-orang yang mengurung diri seperti ini jumlahnya sedikit? Kamu mungkin beranggapan bahwa menghindari orang lain dalam jangka waktu yang lama sangat sulit dilakukan. Tapi nyatanya, ada sekitar 700.000 orang Jepang yang mengadopsi gaya hidup seperti ini.

1 2 3
Mario
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.