Internasional Seni

Immersive Van Gogh Gelar Pameran Drive-In Pertama di Dunia

Pinterest LinkedIn Tumblr

Bagi para pemikmat seni, nama Vincent Van Gogh sudah tidak asing lagi di telinga. Pelukis beraliran post-impressionist asal Belanda ini merupakan seniman penting dalam sejarah seni rupa. Beragam museum seni di berbagai negara pun mengoleksi karya-karyanya.

Ketika pandemi COVID-19 melanda, banyak museum dan galeri seni yang harus terpaksa tutup demi mengurangi penyebaran wabah ini. Meski begitu, tetap banyak cara untuk mengenalkan seni kepada publik. Salah satunya dilakukan oleh Lighthouse Immersive yang menggelar pameran Immersive Van Gogh secara drive-in di Toronto, Kanada.

Pameran ini sebelumnya telah digelar di Paris dengan tajuk “Atelier des Lumieres”. Gelaran tersebut sukses menarik pengunjung hingga lebih dari 2 juta orang.

Menikmati Pameran dari dalam Mobil

Immersive van gogh
Image credit: instagram.com/immersivevangogh

Konsep menikmati pameran dengan mobil ini digelar pada 18 – 28 Juni 2020 di gedung Toronto Star. Pengunjung yang ingin masuk menjelajahi galeri, diharuskan menggunakan mobil dan menikmati karya virtual Van Gogh dari dalam kendaraannya masing-masing.

Tur ini berdurasi 35 menit bagi setiap pengunjung, dengan maksimal 14 kendaraan di setiap sesinya. Ada berbagai karya Vincent Van Gogh dalam bentuk virtual di pameran ini, di antaranya karya legendaris The Starry Night, Sunflowers, dan Self Portrait.

Tetap Berjaga Jarak Fisik

Immersive van gogh
Image credit: instagram.com/immersivevangogh

Gagasan pameran dengan konsep drive-in ini merupakan inovasi yang diterapkan agar tetap berjaga jarak fisik di tengah pandemi. Dalam gelaran pameran ini pun, para pekerja seperti kurator, kontraktor, dan staf lainnya tetap dapat bekerja dengan aman.

Selain dengan konsep drive-in, pameran Immersive Van Gogh pun direncanakan akan digelar dengan konsep walk thru yang akan dimulai pada tanggal 1 Juli 2020. Untuk konsep ini, diterapkan beberapa prosedur khusus agar terhindar dari penyebaran virus corona.

Dalam aturan tersebut, para pengunjung diharuskan menjaga jarak dan tidak menyentuh apa pun di dalam ruang galeri. Seluruh orang yang masuk, baik pengunjung maupun staf pameran, wajib menggunakan masker.

Selain itu, di bagian pintu masuk akan disiapkan sensor untuk mendeteksi suhu tubuh pengunjung. Pihak penyelenggara pun akan rutin melakukan pembersihan ruangan dan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh bagian ruangan.

Baca juga Museum Van Gogh Mengajak Kita Melihat Lukisan Sang Maestro Lebih Dekat

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.