Seni

Ini Cara Street Art di Berbagai Tempat di Dunia dalam Merespon Wabah Corona

Pinterest LinkedIn Tumblr

Penyebaran wabah corona (COVID-19) membuat sejumlah museum dan galeri seni tutup untuk sementara. Penutupan ini merupakan upaya untuk mengurangi penyebaran virus. Namun ada banyak cara yang dilakukan oleh para seniman agar tetap bisa berkarya, salah satunya adalah dengan street art.

Street art memanfaatkan ruang publik terbuka sebagai medan untuk berkaryanya. Maka street art dapat dijadikan alternatif agar tetap bisa mempublikasikan karya pada publik. Dalam kondisi wabah saat ini, street art pun digunakan sebagai sarana penyampaian pesan untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus corona.

Holamigo merangkum beragam karya street art di berbagai tempat di dunia. Ada apa saja? Yuk simak dalam ulasan berikut ini.

Los Angeles

Holamigo - Street Art Corona
Image credit: instagram.com/hijackart

Seorang warganet dengan akun Twitter @angerdetox_org mengunggah sebuah foto dalam cuitannya mengenai sebuah lukisan dinding yang menggambarkan dua tentara sedang membawa perabotan kebersihan. Karya tersebut merupakan metafora atas perlawanan terhadap virus corona.

Para pegiat street art di Los Angeles merupakan yang aktif dalam merespon fenomena ini. Mereka menggunakan beragam medium seperti graffiti, wheatpaste, stiker, mural, dan stensil untuk mengingatkan warganya agar terhadap waspada terdapat wabah COVID-19.

Miami

Holamigo - Street Art Corona
Image source: instagram.com/ianmsyme1306

Kapu Collective adalah sebuah grup street art di Miami yang turut merespon fenomena corona dengan karya di ruang publik. Kali ini mereka menggambarkan sebuah sel corona dalam ukuran besar pada salah satu dinding rusak dalam area konstruksi.

Selain Kapu Collective, Paul Lara pun memanfaatkan street art untuk hal ini. Ia menggambarkan sosok perempuan dengan masker bertuliskan “FEAR”. Karyanya tersebut merupakan gambaran mengenai ketakutannya terhadap virus corona.

New York

Holamigo - Street Art Corona
Image source: instagram.com/plannedalism

Sebagai salah satu pusat street art dunia, New York pun tak mau ketinggalan dalam urusan ini. Para pegiat street art meluapkan keresehannya pada wabah corona ke dalam karya graffiti. Beberapa di antaranya menggunakan stensil bertulisan pesan-pesan perlawanan terhadap virus corona.

Barcelona

Barcelona
Image source: Xavi Torrent (Getty Images)

Spanyol adalah negara yang masih berjuang melawan wabah corona. Seniman TV Boy membuat sebuah poster bertuliskan “I Want You to Stay Home” guna menyampaikan pesan kepada warna di Barcelona agar tetap berkegiatan di dalam rumah selama wabah ini melanda.

Catania

Italy
Image source: Fabrizio Villa (Getty Images)

Selain Spanyol, Italia menjadi negara dengan tingkat kasus corona yang tinggi. #Catanianonsiferma, salah satu pegiat street art di Kota Catania, membuat ulang lukisan Monalisa menggunakan stensil. Uniknya, figur Monalisa yang ia gambarkan menggunakan masker surgery yang kini ramai digunakan untuk mencegah penularan virus.

Berlin

Germany
Image source: Adam Berry (Getty Images)

Di Berlin, Jerman, para pegiat street art meluapkan kreativitasnya di tengah pandemi. Salah satu yang menarik adalah sebuah mural yang menggambarkan tokoh Gollum dalam kisah The Lord of the Rings. Karakter tersebut digambarkan sedang membawa sebuah tisu toilet, salah satu barang yang diburu ketika panic buying.

Baca juga Intip 4 Spot Karya Ikonik Banksy di Berbagai Kota di Dunia

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.