Asal-usul Jawa Seni dan Budaya

Inilah Asal Mula Batik di 8 Daerah di Jawa Tengah

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sudah tidak asing lagi jika batik menjadi produk tradisi unggulan Indonesia yang namanya sudah mendunia. Banyak daerah di Indonesia yang mengembangkan tradisi membatik sejak lama, terutama di Jawa Tengah. Tentu pertumbuhan batik di provinsi ini telah melewati waktu yang sangat panjang.

Dalam ulasan kali ini, Holamigo merangkum asal mula pertumbuhan tradisi batik di 8 daerah di Jawa Tengah. Informasi ini dirangkum dari ensiklopedia “The Heritage of Batik: Identitas Pemersatu Kebanggaan Bangsa” yang diterbitkan pada tahun 2016.

Batik Solo

Asal Mula Batik
Asal Mula Batik Solo | Image source: bangkitmimpi.com

Perkembangan tradisi batik di Solo berawal dari peran Kyai Ageng Henis yang pertama kali memperkenalkan batik di Desa Laweyan. Tradisi ini mulai berkembang pada masa kerajaan Pajang pada sekitar tahun 1568.

Batik Solo pun tak lepas dari pengaruh keraton, terutama ketika Kerjaan Mataran terbagi menjadi dua. Sri Susuhunan Paku Buwono III memerintahkan para abdi di keraton untuk membuat motif Gagrak Surakarta.

Meski pada awalnya menjadi kesenian yang tumbuh di dalam keraton, tetapi seiring berjalannya waktu, tradisi batik di Solo semakin meluas ke lingkungan luar keraton. Masyarakat sekitar pun meniru cara dan motif yang dibuat keraton untuk keperluan pribadi.

Kebanyakan motif batik Solo berhubungan dengan nilai-nilai ajaran Hindu-Jawa. Beberapa di antaranya terdapat motif dengan simbol Meru (gunung), naga, burung, dan lidah api.

Batik Pekalongan

Asal Mula Batik
Motif Batik Pekalongan | Image source: tradisikita.my.id

Tradisi membatik di Pekalongan diperkirakan telah dimulai sejak masa perpecahan Kerajaan Mataram menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Perkembangan kesenian ini semakin tumbuh pada sekitar abad ke 19, terutama pada masa Perang Diponegoro di tahun 1825 hingga tahun 1830.

Para pengikut Pangeran Diponegoro yang mengungsi pada masa perang, mengajarkan seni membatik kepada masyarakat Pekalongan. Perkembangan membatik pun semakin pesat di sejumlah daerah pesisir seperti Buaran, Pekajangan, dan Wonopringgo.

Batik pun menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat. Hingga kini, Pekalongan menjadi daerah dengan industri batik yang besar. Predikat Kota Batik pun dimiliki Pekalongan dengan sejumlah sentra batik yang masih aktif berkarya.

1 2 3 4
Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.