Bali

Jatiluwih Bali, Bukti Keindahan Dan Kejeniusan Budaya Bali

Pinterest LinkedIn Tumblr

Saat mengunjungi dataran tinggi pulau Bali, Anda akan menemukan indahnya pemandangan dari ribuan hektar sawah yang tumbuh subur, mengukir sisi gunung berapi hingga ke lembahnya. Teras Jatiluwih Bali adalah salah satu tempat yang mewakili keindahan yang luar biasa ini.

Situs Warisan Dunia UNESCO

Flickr.com/oarranzli

Sawah di wilayah Jatiluwih ini menggunakan sistem Subak yang merupakan salah satu budaya Bali yang telah ditetapkan sebagai  Situs Warisan Dunia UNESCO pada Juni 2012. Daya tariknya bahkan mampu membawa Barack Obama dan keluarganya untuk datang berkunjung ke daerah Tabanan ini. Tidak aneh jika Jatiluwih Bali termasuk ke dalam 10 tempat yang paling dikunjungi di pulau dewata.

Jatiluwih, dalam bahasa Bali berarti Jati yang Indah. Tempatnya yang berada di ketinggian 640 meter diatas permukaan laut membuat udara sejuk pegunungan bercampur dengan hembusan angin laut yang hangat. Dari puncak bukit, para wisatawan bisa menikmati udara yang segar sambil menyaksikan keindahan alam yang mendamaikan jiwa.

ARTIKEL PILIHAN:

Sawah yang terbentang di wilayah Jatiluwih Bali ini saling terhubung melalui sistem irigasi Subak. Sistem irigasi ini merupakan tradisi turun-temurun yang telah dilakukan masyarakat Bali sejak dulu. Uniknya, sistem irigasi ini tidak akan berjalan dengan baik jika masyarakat tidak bekerja sama. Setiap Sawah memiliki Subak yang berbeda. Namun semuanya menyatu menjadi sebuah sistem pengairan yang sempurna.

Pemimpin subak

Instagram @nathalierhoner

Subak yang kecil dipimpin oleh Kepala Subak yang disebut Klian Subak. Subak ini diairi dari sebuah bendungan. Sedangkan Subak yang lebih besar diari dari sumber air yang disebut tempek. Subak ini akan menyatu dengan dua kuil air yang mengatur sistem irigasi ke seluruh pulau. Pura Batu Kau mengatur pengairan di Bali Barat, sedangkan Pura Ulun Danu di Danau Beratan mengoordinasikan irigasi untuk wilayah utara, timur dan selatan Bali.

Kuil air mengadakan festival setiap 105 hari, sesuai dengan lama musim tanam padi di Bali. Siklus ini juga menentukan waktu pembukaan dan penutupan pintu air kanal, memastikan bahwa penanaman padi dilakukan tepat waktu dan pengairan dialokasikan dengan cara yang paling efisien dan adil.

Hamparan sawah yang menakjubkan ini terletak di Kabupaten Tabanan, sekitar 40 kilometer dari kota Denpasar, atau sekitar 2 jam berkendara. Sepanjang perjalanan, Anda akan melewati kafe-kafe dengan meja-meja yang menghadap ke sawah, menjadikan tempat ini lokasi yang sempurna untuk menikmati pemandangan yang luar biasa.

Mario
Author

Makhluk penasaran yang suka belajar tentang content marketing, tapi lebih hobi baca novel, manga, main game, gebukin samsak.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.