Inspirasi Travel Tips

Yuk, Kenali 5 Jenis Parfum dan Temukan yang Cocok Untukmu

Pinterest LinkedIn Tumblr

Parfum menjadi barang wajib bagi setiap orang terutama untuk traveler. Terlebih, saat traveling, itinerary padat membuat kamu tentu begitu rentan dengan masalah produksi keringat berlebih. Bagi sebagian orang, produksi keringat berlebih sangat mengganggu, belum lagi ada rasa lengket dan tak jarang menjadi bau badan. Itulah mengapa parfum harus ada di dalam tas kapanpun dan di mana pun.

Umumnya, jenis parfum terbagi menjadi lima, yaitu perfume atau extrait de perfume, eau de perfume atau EDP, eau de toilette atau EDT, eau de cologne atau cologne, dan yang terakhir eau fraiche. setiap parfum memiliki kandungan konsentrat yang berbeda. Semakin besar kandungan konsentratnya, semakin tahan lama pula wewangiannya.

Perfume atau Extraite de Perfume

Perfume atau disebut juga sebagai extraite de perfume adalah jenis wewangian dengan konsentrat tertinggi, yakni sebanyak 20-30%. Ketahanannya pun tidak tanggung-tanggung, extraite de perfume dapat bertahan mulai dari 6 hingga 8 jam. Tergantung dari kualitas parfumnya itu sendiri. Semakin bagus kualitas wewangiannya di jenis extraite de perfume, semakin tahan lama pula wanginya.

Eau de Perfume (EDP)

Bagi yang suka belanja parfum, pasti tidak asing dengan jenis parfum satu ini. Bahkan mungkin ada yang selalu membeli jenis parfum ini karena ketahanannya begitu lama. Wajar adanya mengapa eau de perfume atau akrab diketahui sebagai EDP ini ketahanannya maksimal. Pasalnya EDP memiliki konsentrat sebanyak 15-20% dan dapat bertahan mulai dari 4-5 jam pemakaian. Bahkan untuk beberapa parfum dengan kualitas terbaik, EDP bisa bertahan layaknya extraite de perfume yakni hingga 8 jam.

Eau De Toilette (EDT)

Contoh dari eau de toilette (flickr.com/lindsay wilson)

Ada yang ketahanan parfumnya hampir seharian, ada pula yang ketahanannya di tahap medium. Eau de toilette, tentu tidak asing lagi bagi kamu pecinta parfum. Jika EDP dan perfume berpotensi mengharumkan tubuh kamu seharian, lain halnya dengan EDT. Kalau kamu tidak punya aktivitas padat dan kamu tidak perlu wewangian seharian penuh, kamu cukup menggunakan EDT. EDT sendiri mengandung konsentrat sebanyak 5-15%, dengan ketahanan selama 2-3 jam.

Eau de Cologne (Cologne)

Contoh salah satu cologne (pixabay.com)

Eau de cologne atau cologne yang paling sering ditemui di pasaran. Biasanya ketahanan cologne berada jauh di antara jenis parfum lainnya seperti EDP dan EDT. Cologne biasanya hanya dapat bertahan 2 jam saja. Bahkan jika kualitas cologne tidak begitu bagus, hanya dapat bertahan sebelum 2 jam.  Pasalnya, konsentrat yang terkandung di cologne hanya sekitar 2-4%, tergantung dari produksi cologne itu sendiri.

Eau Fraiche

Jenis yang paling terakhir ini, tipikal jenis parfum yang memiliki konsentrat terendah. Bisa dibilang Eau Fraiche ini adalah ‘penyegar’ tubuh saja. Total konsentrat pada eau fraiche sebesar 1-3% saja dan bahan sisanya adalah alkohol. Jangan heran jika kamu menggunakan eau fraiche, kamu hanya mendapat sensasi segar dan wewangian sesaat saja. Pasalnya, ketahanan eau fraiche hanya selama 1 hingga 2 jam saja.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.