Asal-usul

Kenapa Paskah Identik dengan Telur? Ini Dia Asal Usulnya!

Pinterest LinkedIn Tumblr

Hari Paskah merupakan salah satu hari raya umat Nasrani yang terpenting dalam tahun liturgi. Pada hari Paskah, umat Kristen memperingati peristiwa kebangkitan Yesus Kristus. Biasanya perayaan ini identik dengan telur-telur yang dihias berwarna-warni.

Tradisi ini tak lepas dari perayaan musim semi bagi orang Eropa dan Asia. Karena hari Paskah selalu bertepatan pada kedatangan musim semi dengan suasana yang ceria. Ketika tumbuh-tumbuhan dan bunga kembali bermekaran, dan hewan-hewan kembali keluar dari masa hibernasi.

Menyambut Musim Semi

Telur Paskah
Telur Paskah | Image credit: Annie Spratt (unsplash.com)

Dahulu musim dingin di Eropa menjadi waktu yang sulit karena minimnya pasokan makanan. Maka ketika musim semi tiba, telur menjadi hadiah yang populer sekaligus salah satu makanan dalam menyambut kedatangan musim ini.

Tidak semua negara dekat dengan tradisi telur ketika Paskah. Tradisi ini awalnya berkembang di kawasan Eropa Utara dan Asia yang memiliki empat musim saja. Namun di beberapa negara lain pun kini telur Paskah menjadi ornamen yang tidak terpisahkan dari perayaan ini.

Tradisi di Berbagai Negara

Telur Paskah
Telur Paskah | Image credit: Michael Bartlett (unsplash.com)

Pada masa pemerintahan Raja Edward I di Inggris pada abad pertengahan, telur-telur dibagikan kepada seluruh anggota keluarga kerajaan di Hari Paskah. Ratusan tersebut direbus dan diberi warna.

Sementara di Jerman, setiap telur-telur dibagikan kepada anak-anak sebagai hadiah, layaknya permen-permen ketika Halloween. Tradisi ini pun berkembang ke negara lain seperti Prancis dan Austria. Di negara-negara tersebut pun muncul berbagai dongeng anak-anak mengenai telur paskah, permen, serta kelinci yang kemudian turut menjadi ikon perayaan Paskah.

Selain dibagikan sebagai hadiah, telur pun menjadi hidangan dan diberi hiasan dalam menyambut perayaan ini. Biasanya telur-telur hanya diwarnai dengan satu warna seperti hijau dan merah. Kemudian telur tersebut ditambahkan ornamen motif tumbuhan dengan warna emas dan perak.

Kreativitas dalam menghias telur pun semakin berkembang. Seniman Peter Carl Faberge pernah membuat telur Paskah dengan dihiasi emas, intan, dan berlian. Telur mewah ini dimiliki oleh berbagai kalangan bangsawan di Rusia, Inggris, dan Monako.

Baca juga Mengenal Santo Corona Si Pelindung Dari Serangan Epidemi

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.