Event Seni

Lawangwangi Kembali Menggelar Pameran Pasca Swakarantina

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sebagai salah satu ruang seni di Bandung, Lawangwangi Creative Space bersama ArtSociates menyajikan berbagai program seni rupa seperti pameran dan diskusi seni. Di tengah pandemi ini pun, Lawangwangi dan ArtSociates pun bersiasat agar tetap terhubung dengan publik.

Sejak 10 Juli 2020, Lawangwangi Creative Space dan ArtSociates menggelar pameran bertajuk Poetical Vector. Pameran ini menyajikan kilas balik karya-karya pematung modern Gregorius Sidharta, dalam bingkai seni rupa kontemporer.

Sidharta di Antara Modern dan Kontemporer

Lawangwangi
Image credit: ArtSociates

Gregorius Sidharta lahir di Yogyakarta, 30 November 1932. Ia menempuh pendidikan seni di ASRI dan mengajar di institusi tersebut. Kemudian ia pindah ke Bandung untuk mengajar di Seni Rupa ITB. Bersama rekan sejawatnya, But Mochtar dan Rita Widagdo, Sidharta membuka studio patung di kampus tersebut. Kekaryaan Sidharta pun tumbuh bersama dinamika Mahzab Bandung.

Dalam pameran Poetical Vector, karya-karya yang dibuatnya pada era seni rupa modern, dihadirkan dengan berbagai nilai pluralitas yang dimiliki seni rupa kontemporer di masa kini. Di samping itu, karya-karyanya secara visual memiliki keterkaitan antara bentuk-bentuk yang non-representasional. 

Respon Seniman Muda Terhadap Kekaryaan Sidharta

Lawangwangi
Image credit: ArtSociates

Selain karya-karya Sidharta, pada pameran ini pun ditampilkan karya-karya dari empat seniman muda di antaranya, Erwin Windu Pranata, Gabriel Aries Setiadi, Mujahidin Nurrahman, dan Rendy Raka Pramudya. Para seniman muda ini merespon proses serta gagasan kekaryaan Gregorius Sidharta. Masing-masing dari mereka menciptakan cara pandang baru melalui material-material yang beragam.

Kesadaran formal dan sensibilitas terhadap bentuk yang khas merupakan hal yang ditampilkan melalui karya-karya dari para seniman kontemporer tersebut. Ada berbagai keterkaitan pada masing-masing karya dengan satu atau beberapa fitur kekaryaan Sidharta. Sosok Sidharta pun menjadi penting sebagai salah satu pewaris nilai dan makna yang dimiliki dinamika Mazhab Bandung.

Pameran Poetical Vector berlangsung hingga 10 Agustus 2020. Untuk dapat menyaksikannya secara langsung di Lawangwangi Creative Space, pengunjung perlu melakukan reservasi terlebih dahulu pada narahubung yang tertera pada akun Instagram @artsociates.id. Selain itu, pameran Poetical Vector ini pun ditampilkan secara virtual melalui Online Viewing Room

Baca juga Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo Ditampilkan Secara Daring

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.