Informasi

Malaysia Melirik Danau Toba dan Aceh Untuk Kerja Sama Travel Bubble

Pinterest LinkedIn Tumblr

Bagi kamu yang masih asing dengan istilah Travel Bubble, istilah tersebut diartikan sebagai kondisi ketika dua atau lebih negara yang berhasil mengontrol virus corona sepakat untuk menciptakan sebuah gelembung atau koridor perjalanan. Hal ini tentunya mempermudah penduduk yang tinggal di dalamnya melakukan perjalanan secara leluasa serta terhindar dari kewajiban melaksanakan karantina mandiri.

Seperti diketahui sebelumnya, Malaysia mempunyai rencana untuk menerapkan Travel Bubble bersama Indonesia, utamanya ke Danau Toba, Sumatera Utara. Persyaratan utama penerapannya yaitu apabila Sumatera Utara termasuk zona hijau dari penyebaran virus corona.

Turis Bisa Saja Traveling ke Destinasi Malaysia atau Indonesia yang Berstatus Zona Hijau

Malaysia Melirik Danau Toba dan Aceh Untuk Kerja Sama Travel Bubble
instagram.com/rekanbisnis

Hisham selaku Direktur dari Tourism Malaysia Medan mengungkapkan dalam webinar Sumatera Utara Tourism Forum yang bertajuk, ‘Adventure Tourism Promotion and Marketing Strategies under Covid-19/new  normal’, bahwa memiliki konsep untuk menerapkan Travel Bubble ke Malaysia. Beliau menjelaskan bahwa daerah-daerah di Indonesia yang sudah hijau dapat menerapkan program ini ke Malaysia, begitu juga sebaliknya. Dengan kata lain, turis bisa traveling ke area yang sudah dinyatakan hijau.

Tak hanya itu, Hisham pun menilai bahwa daerah zona hijau lainnya seperti beberapa daerah di Provinsi Aceh sebenarnya bisa juga melakukan program ini dengan Malaysia. Karena itu beliau menjelaskan bahwa sementara ini Travel Bubble dapat diterapkan antara Aceh dan Malaysia, berlaku juga dengan sebaliknya.

Walau Berstatus Zona Hijau, Tetap Harus Patuhi Standar Operasional Prosedural

Malaysia Melirik Danau Toba dan Aceh Untuk Kerja Sama Travel Bubble
instagram.com/mutala1616

Meskipun memang tertarik melakukan kerja sama Travel Bubble dengan Malaysia, pihaknya mengatakan tetap harus menanti SOP (Standar Operasional Prosedural) dari Aceh. Jadi walaupun ada dua daerah zona hijau yang bisa dijadikan destinasi wisata – khususnya jika ingin ke Malaysia, tetap perlu menunggu adanya SOP.

Hal tersebut selanjutnya mendapati tanggapan dari Arie Prasetyo selaku Direktur Utama dari Badan Otorita Pariwisata Danau Toba. Ia menyebutkan bahwa terdapat beberapa kabupaten di Danau Toba yang sudah termasuk kategori menuju zona hijau. “Delapan kabupaten di Danau Toba itu kasusnya sangat sedikit, seperti di Kabupaten Dairi, itu kasusnya hanya satu orang positif. Bayangkan kabupaten-kabupaten seluas itu di Danau Toba, hanya punya 1-2 kasus, jadi dapat dikategorikan hijau,” terangnya. Akan tetapi, sampai saat ini bagi daerah bandara Silangit yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara statunya masih berwarna kuning.

Dukungan Lainnya Hadir Dari ASITA

Dukungan lain pun diutarakan oleh ketua ASITA Sumatera Utara yaitu Solahuddin Nasution. Ia mendukung jika program ini bisa berjalan di antara zona hijau Malaysia dan Danau Toba ataupun Aceh. Baginya, kerja sama tersebut bisa menjadi kesempatan yang tak boleh dilewatkan untuk industri perjalanan agar dapat menghidupkan kembali denyut pariwisata di tanah air. “Saya rasa travel agent yang paling awal menangkap mengambil kesempatan itu. Karena kita ini sudah empat bulan zero income. Jadi pasti kita semangat, kita sudah tidak sabar,” jelasnya. Meskipun begitu, Ia masih mempertanyakan siap atau tidaknya maskapai penerbangan untuk penerapan Travel Bubble di antara kedua daerah tersebut.

Sementara itu, pakar pariwisata dari Ketua Ikatan Cendikiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azhari menyampaikan bahwa Travel Bubble akan lebih baik jika menggunakan istilah Green Travel Bubble saja. Tak sampai disitu, Ia pun menyinggung rencana pembukaan Travel Bubble di antara negara Indonesia, Jepang serta Korea Selatan. Berhubung Ia memiliki pendapat mengenai konsep dari Green Travel Bubble yang idealnya merupakan border juga koridor yang letaknya bersebelahan, karena itulah hal tersebut sebaiknya tidak perlu dilaksanakan.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.