Kesehatan

Males Olahraga Saat Karantina? Ini Yang Bakal Terjadi Pada Tubuh Kamu

Pinterest LinkedIn Tumblr

Berdiam diri di rumah selama karantina bukan berarti kamu harus mager. Memang banyak hal yang membuat kamu malas untuk berolahraga. Biar semangat kamu bertambah, yuk pelajari apa yang terjadi pada tubuh jika kamu berhenti olahraga.

Melakukan olahraga secara rutin memang sangat penting. Tapi kamu juga harus memberikan waktu bagi tubuh kamu untuk beristirahat. Hal ini berguna agar tubuh bisa menyembuhkan diri dan memperbaiki serat otot yang rusak serta memperkuatnya dalam waktu istirahat tersebut.

Tapi jika kamu tidak berolahraga selama satu minggu, kamu akan mulai mengalami efek penurunan kondisi tubuh. Kondisi ini akan membuat tubuh kamu kehilangan manfaat dari hasil olahraga yang kamu lakukan sebelumnya.

Kabar baiknya adalah kondisi ini bisa di balik setelah kamu mulai aktif berolahraga lagi. Dalam artikel ini, kamu bisa mempelajari hal apa saja yang bisa menyebabkan efek olahraga menghilang.

Faktor-faktor yang memengaruhi hilangnya kebugaran tubuh

Terlalu banyak mager membuat tubuh kurang fit-irishtimes.com

Tingkat penurunan kebugaran kamu bisa dipengaruhi oleh beberapa variabel, termasuk lama waktu meninggalkan rutinitas olahraga, usia, dan tingkat kebugaran kamu.

  • Lama waktu tidak berolahraga

Secara umum, tidak berolahraga selama dua minggu dapat mempengaruhi kebugaran tubuh secara drastis. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Fisiologi Terapan menyimpulkan bahwa 14 hari istirahat dapat menurunkan ketahanan kardiovaskular, melemahkan massa otot, dan kepekaan insulin.

Apa yang terjadi jika kamu tidak mengolahragakan tubuh kamu selama dua bulan? Sebuah penelitian yang dilakukan pada atlet profesional menunjukkan bahwa berhenti berlatih selama dua bulan dapat memberikan perubahan komposisi tubuh yang tidak menguntungkan, gangguan fungsi metabolisme, dan pengembangan faktor risiko kardiovaskular.

ARTIKEL LAINNYA:

 

  • Usia

Seiring bertambahnya usia, kapasitas aerobik, kualitas otot, serta kelincahan menurun secara alami. Penting untuk berolahraga dan tetap aktif saat usia bertambah untuk menjaga kebugaran fungsional.

Satu studi meneliti tentang efek dari detraining pada orang lanjut usia, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Studi ini menemukan bahwa kerugian dalam peningkatan kebugaran diperparah dengan bertambahnya usia kamu.

Penting untuk mengenali perubahan tubuh kamu seiring bertambahnya usia karena kehilangan massa dan kekuatan otot dapat menurun dengan cepat. Tanpa disadari aktivitas sehari-hari yang kamu lakukan tiba-tiba menjadi lebih sulit untuk dijalani.

  • Tingkat Kebugaran

Semakin bugar kamu, semakin lama waktu yang dibutuhkan tubuh kamu untuk kehilangan bentuk idealnya. Misalnya, atlet yang terlatih cenderung mengalami penurunan tingkat kebugaran lebih bertahap saat berhenti olahraga daripada mereka yang berolahraga dengan intensitas normal.

Untuk seseorang yang berolahraga beberapa kali seminggu dan “cukup bugar”, mungkin perlu dua hingga empat minggu untuk melihat efek penurunan kebugaran yang signifikan. Seseorang yang berlatih lebih intensif akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengalami de-conditioning (perubahan tingkat kebugaran tubuh).

1 2 3
Mario
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.