Seni

Melihat Pameran Andy Warhol di Tate Modern dari Rumah

Pinterest LinkedIn Tumblr

Tate Modern menggelar pameran seniman Pop Art asal Amerika Serikat, Andy Warhol. Galeri seni yang berlokasi di London, Inggris, ini kini tengah tutup untuk sementara untuk mengurangi penyebaran wabah virus corona (COVID-19).

Meski pun begitu, kita dapat menjelajahi karya sang seniman Pop Art dari rumah. Pasalnya Tate kini mempublikasikan sebuah exhibition guide yang menjelaskan kita mengenai karya tiap karya Andy Warhol.

Retrospektif Andy Warhol

Andy Warhol lahir di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada 6 Agustus 1928. Ia dikenal sebagai seniman, sutradara avant-garde, dan penulis. Dunia seni rupa mengenal Warhol sebagai salah satu pencetus gerakan Pop Art di Amerika Serikat sekitar tahun 1950-an.

Dalam karyanya, Warhol selalu menggambarkan visual-visual populer seperti produk Campbell’s Soup, kotak Brillo, hingga para selebritis yang ikonik seperti Elvis Presley, Marlyn Monroe, Judy Garland, dan Elizabeth Taylor.

Warhol di Tate Modern

Andy Warhol
Image credit: artlyst.com

Hampir selama 20 tahun terakhir, galeri Tate tidak menyelenggarakan pameran retrospektif Andy Warhol. Pameran tersebut kembali digelar tahun ini dengan dikuratori oleh Gregor Muir dan Fiontan Moran.

Ada sekitar 25 karya yang ditampilkan dalam pameran ini. Kita dapat melihat isi pameran tersebut di situs resmi Tate Modern. Dalam situs tersebut, terdapat sebuah video singkat sebagai pengantar pameran yang dijelaskan oleh kedua kurator.

Pameran retrospektif ini dibagi menjadi 12 ruangan. Dalam ruangan pertama terdapat karya potret diri Andy Warhol yang dibuat pada tahun 1964. Di sini kita bisa melihat perjalanan hidup pribadinya. Tate menjelaskan pada kita tentang lingkungan tempat Warhol dilahirkan, latar belakang keluarga, hingga citra yang ditampilkannya pada publik.

Dari Screenprint Hingga Multimedia

Andy Warhol
Elvis I and II (1964) | Image source: wikiart.org

Dalam ruangan lainnya pun terdapat karya-karya Pop Art-nya menggunakan teknik screenprinting. Di antaranya yang ikonik adalah karya Elvis I and II yang dibuat pada tahun 1964. Andy Warhol menggunakan teknik tersebut untuk menghasilkan visual-visual yang repetitif dan dicetak dalam jumlah yang banyak.

Selain itu, pada pameran ini pun terdapat beberapa karya fotografi dan videografi. Pada tahun 1966 dan 1967, Andy Warhol mengelola sebuah pertujukan multimedia bertajuk Andy Warhol’s Exploding Plastic Inevitable. Pada kala itu, ia menggunakan beragam teknologi yang terbilang baru dan kini lumrah digunakan dalam berbagai pertunjukan musik.

Ada beberapa karya koleksi pribadi yang ditampilkan dalam pameran ini. Di antaranya karya Sixty Last Suppers (1986), Ladies and Gentleman (Iris) (1975), dan Ladies and Gentlemen (Lurdes Wilhelmina Ross) (1975). Tak ketinggalan karya ikonik yang menggambarkan sosok petinggi Tiongkok, Mao (1973).

Baca juga Museum Van Gogh Mengajak Kita Melihat Lukisan Sang Maestro Lebih Dekat

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.