Asal-usul

Mengenal Asal-Usul Istilah Ngabuburit dan Aktivitasnya Dulu Vs Sekarang

Pinterest LinkedIn Tumblr

Ngabuburit adalah salah satu aktivitas yang sering kita dengar di saat bulan Ramadan. Biasanya aktivitas ini dilakukan saat sore hari mendekati buka puasa. Mungkin sekarang ini kegiatan ngabuburit tak akan sama seperti sebelum merebaknya virus corona dan pelaksanaan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. Walaupun begitu tak ada salahnya kalau kita mengenal asal-usul istilah ini. Simak ulasan Holamigo tentang ngabuburit berikut ini.

Istilah Ngabuburit

Untuk orang Sunda istilah ngabuburit sudah tidak asing lagi karena dalam bahasa Sunda ada kata burit. Burit adalah penanda waktu seperti halnya isuk-isuk untuk pagi-pagi atau beurang untuk siang dan peuting untuk malam. Nah, burit sendiri artinya sore. Dikutip dari Liputan 6.com istilah ngabuburit muncul karena zaman dulu masyarakat Kota Bandung enggan untuk menggali sumur. Menurut mereka, untuk menggali sumur perlu waktu lama sampai air bisa keluar. Penduduk pun akhirnya lebih senang melakukan aktivitas di Sungai Cikapundung karena airnya jernih. Jadi sembari menunggu waktu buka puasa, mereka mandi atau berburu ikan di sana.

Ngabuburit di Zaman Sekarang

ngabuburit, bulan Ramadan, virus corona
Pasar Takjil – Instagram @boekittinggi

Sekarang ini istilah ngabuburit tak melulu menunggu waktu berbuka puasa. Kini istilah ini sudah meluas tak melulu berhubungan dengan kegiatan bulan Ramadan. Istilah ini berubah maknanya bergantung konteks budaya dan tempat. Meski demikian istilah ngabuburit tetap banyak digunakan saat bulan Ramadan dan mengacu pada kata burit dalam bahasa Sunda.

Jika pada awalnya aktivitas ngabuburit saat bulan Ramadan diisi dengan kegiatan religius, contohnya pesantren kilat, kini aktivitas ini berkembang menjadi aktivitas lain. Kegiatan berburu kuliner di pasar dadakan yang menjual beragam menu buka puasa, beragam kegiatan sosial, juga kumpul-kumpul bersama teman sebelum “bukber” alias buka bareng merupakan contoh aktivitas menunggu sore lainnya.

Aktivitas Ngabuburit di Rumah

Karena sekarang sedang merebak virus corona, maka kegiatan ngabuburit pun tak bisa dilakukan di luar. Kalau begitu, apa saja yang bisa dilakukan sambil menunggu waktu buka puasa? Nah, coba aktivitas berikut:

Tadarus Al-Qur’an

ngabuburit, bulan Ramadan, virus corona
Tadarus Al-Qur’an – Pixabay.com/alihaydargulec0

Membaca Al-Qur’an merupakan kegiatan yang banyak dilakukan masyarakat saat menunggu waktu berbuka. Anak-anak biasanya melakukan ini di mesjid-mesjid di dekat rumah mereka. Sekarang kegiatan tadarus ini dilakukan di rumah bersama anggota keluarga yang lain.

Memasak

ngabuburit, bulan Ramadan, virus corona
Memasak – Pixabay.com/Skitterphoto

Karena tak bisa lagi berburu kuliner khas buka puasa di luar rumah, cobalah untuk memasak menu berbuka sendiri. Makanan yang dibuat sendiri akan terjamin kebersihannya. Selain itu, kita bisa lebih berhemat, mengasah kreativitas juga mempererat ikatan keluarga karena bisa masak bareng.

Bersih-Bersih Rumah

ngabuburit
Bersih-bersih rumah – Flickr.com/Nadja Varga

Nggak bisa ngabuburit di luar? Salurkan energimu untuk melakukan aktivitas bersih-bersih rumah. Buat ruangan-ruangan di rumahmu menjadi kinclong lagi. Bersihkan debu-debu dari sudut-sudut rumah. Kegiatan ini juga bisa dilakukan bersama-sama anggota keluarga yang lain.

Olahraga Ringan

Yoga – Pixabay.com/StockSnap

Bulan Ramadan bukan berarti berhenti berolahraga. Kita bisa tetap berolahraga tapi pilih olahraga yang ringan saja. Banyak panduan olahraga ringan yang bisa kita tonton. Gerakkan badan agar tetap sehat supaya terhindar dari virus corona.

Baca juga:

Jadi meski sekarang sedang mengalami pandemi virus corona, kita tetap bisa ngabuburit asyik di rumah supaya bulan Ramadan ini bisa tetap ceria.

Sansan
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.