Asal-usul Destinasi Seni Seni dan Budaya

Mengenal Kebudayaan Tanah Pasundan di Museum Sri Baduga

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kota Bandung adalah salah satu kota yang memiliki sejarah panjang. Selain ramai dikunjungi karena kulinernya, berwisata sejarah ke kota ini pun menjadi salah satu ide menarik untuk mengisi liburan di akhir pekan. Belasan museum dapat dijadikan pilihan, salah satunya adalah Museum Sri Baduga.

Terletak di Jalan BKR No. 185, Museum Sri Baduga, yang juga menjadi tempat pemutaran film “Senyum Sabyan”, memberikan kita banyak informasi terkait sejarah dan kebudayaan yang ada di Jawa Barat. Lokasinya tidak terlalu sulit untuk dijangkau, karena terletak tepat di sebrang Lapangan Tegallega, Bandung. Harga tiket masuknya cukup murah, yakni Rp3.000 untuk orang dewasa, dan Rp2.000 untuk anak-anak.

Koleksi Museum

Sebelum memasuki area dalam museum, kita akan disambut dengan beberapa koleksi di bagian luar bangunan. Di depan pintu masuk terdapat replika batu prasasti Ciaruteun, artefak aslinya berada di Bogor. Kemudian di sisi kiri terdapat Kereta Kencana Paksinagaliman yang merupakan kendaraan keluarga Sultan Kanoman, Cirebon.

Museum Sri Baduga
Image credit: Wisnu Herlambang (flickr.com)

Memasuki area dalam museum, kita akan diajak untuk mengenal asal mula daerah Jawa Barat sejak jaman prasejarah. Pada bagian ini ditampilkan fosil-fosil serta bebatuan yang ditemukan di Tanah Pasundan. Bergerak ke bagian tengah museum, terdapat halaman terbuka yang menampilkan replika Goa Pawon. Di bagian ini pun terdapat koleksi arca-arca dan informasi terkait candi-candi yang ada di Jawa Barat.

Baca artikel terkait Jalan-jalan ke 4 Candi di Situs Percandian Batujaya, Jawa Barat

Beranjak ke lantai atas Museum Sribaduga, kita akan dikenalkan kepada kebudayaan tradisional Sunda. Ada beragam miniatur rumah-rumah tradisional dan perabotan rumah tangga. Di lantai ini pun terdapat patung-patung diorama yang menggambarkan kehidupan masyarakat Sunda di era sebelum kemerdekaan. Masih di lantai yang sama, di sisi lain ruangan kita akan melihat diorama masyarakat tradisional yang hidup di kampung adat. Ada pula patung-patung yang memakai baju pernikahan tradisional dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Museum Sri Baduga
Image credit: Harun Harahap (flickr.com)

Bergerak ke lantai yang lebih atas lagi, terdapat sebuah ruangan tersembunyi dengan pengamanan yang ketat. Di dalam ruangan tersebut terdapat koleksi penting terkait Prabu Siliwangi, termasuk lukisan Prabu Siliwangi yang tengah berdiri dengan pancaran sinar kebiruan di antara para pasukannya. Di lantai ini pun kita mendapatkan informasi terkait kesenian tradisional dan sejarah perkebunan di daerah Jawa Barat, lengkap dengan patung-patung diorama.

Butuh waktu berjam-jam untuk melihat-lihat koleksi Museum Sri Baduga. Kita pun dapat mengakses buku-buku sejarah dan budaya Sunda di perpustakaan museum di bagian belakang ruangan utama museum. Di sini pun sering digelar beragam acara pertunjukan yang sayang jika dilewatkan.

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.