Kuliner

Mengenal Penjual Gudeg Jogja Legendaris, Mba Lindu

Pinterest LinkedIn Tumblr

Siapa yang tak kenal gudeg jogja? Kuliner khas kota Yogyakarta ini tak hanya digemari oleh penduduk setempat tapi juga wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut. Salah satu penjual gudeg yang terkenal di Yogya yang tutup usia pada hari Minggu pada usia 100 tahunan lebih adalah Mbah Lindu. Beliau berjualan gudeg di Jalan Sosrowijayan, Yogyakarta. Mbah Lindu merupakan penjual gudeg jogja yang legendaris. Konon kabarnya, beliau sudah berjualan dari semenjak zaman Jepang di usia 13 tahun.

Mengenal Mbah Lindu

gudeg jogja, mbah lincu
Mbah Lindu – www.sukita.info

Mbah Lindu yang memiliki nama asli Setya Utomo sudah berjualan gudeg jogja dari sekitar tahun 1942 saat zaman penjajahan Jepang. Maka tak heran jika beliau mengalami berjualan dengan mata uang sen. Dahulu, dengan uang satu sen, kamu bisa membeli lima bungkus gudegnya Si Mbah. Beliau sudah menjual gudeng kira-kira 80 tahun. Sebelum memiliki tempat untuk berjualan, Si Mbah menjajakan gudegnya dengan berjalan kaki dari daerah Klebengan di Sleman, sampai ke daerah Kaliurang. Akhirnya beliau memiliki lapak tetap di Jalan Sosrowijayan, Gedongtengen, Yogyakarta.

Masuk dalam Serial Street Food Netflix

Kisah Mbah Lindu, penjual gudeg jogja legendaris ini bahkan diangkat oleh Netflix dalam serial Street Food. Serial ini mengangkat macam-macam street food dari berbagai negara. Mengapa penjual gudeg legendaris ini masuk dalam acara ini? Ternyata alasannya karena beliau tak pernah mengganti resep masakannya selama hampir satu abad. Tak hanya itu, Mbah Lindu juga menggunakan tangannya sendiri untuk membuat kuliner yang dijajakannya tersebut. Si Mbah juga muncul di Youtube William Wongso.

Ciri Khas Gudeg Mbah Lindu

mbah lindu, gudeg jogja
KOMPAS.com/ Wijaya kusuma

Yang membuat gudeg jogja Mbah Lindu digemari dan berbeda dari yang lain adalah karena memiliki kekhasan tersendiri. Gudeg buatan si Mbah adalah gudeg basah dan memiliki rasa manis. Makanan pendamping lainnya juga memiliki kekhasan tersendiri, opor ayamnya terasa gurih dan sambal goreng kreceknya bercita rasa pedas. Kekhasan yang satu ini mungkin membuat risih beberapa sebagian orang, yaitu si mbah menggunakan tangannya untuk mengambil makanan yang dijualnya. Meski tak terbiasa melihatnya tapi karena legendaris, wisatawan menghargai ciri khas tersebut.

Baca juga:

Untuk kamu yang penasaran dan ingin mencicipi gudeg jogja khas Mbah Lindu, bisa datang ke Jalan Sosrowijayan, Gedogtengen. Saat masih hidup beliau dibantu oleh anak bungsunya untuk berjualan. Semenjak sakit tahun 2017, anak bungsunya, Ratiah, yang meneruskan usahanya berjualan gudeg. Gudeg Mba Lindu dijual dengan harga 15.000 – 20.000 rupiah dan warungnya buka pada mulai pukul 05:00 pagi sampai 10:00 pagi.

Kalau kamu mau liburan ke kota Yogya, jangan lupa untuk mencicipi gudeg Jogja legendaris yang populer ini

Sansan
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.