Seni dan Budaya

Mengintip Jejak Pahlawan Emansipasi di Museum R.A. Kartini, Jepara

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini, salah satu pahlawan pejuang emansipasi wanita berdarah Jawa. Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1879. Di tempat kelahirannya tersebut, kini terdapat sebuah museum yang menyimpan benda-benda peninggalannya.

Museum R.A. Kartini berlokasi di dekat alun-alun dan Pendopo Kabupaten Jepara. Museum ini diresmikan pada 21 April 1975 oleh Bupati Soedikto. Di dalamnya terdapat 3 buah bangunan, yakni Gedung K, Gedung T, dan Gedung N.

Ragam Koleksi Museum R.A. Kartini

Museum Kartini
Image credit: instagram.com/can_df

Begitu memasuki kompleks Museum R.A. Kartini, kita akan disambut dengan patung Kartini di dekat pintu masuk bangunan pertama. Pada bangunan ini terdapat berbagai benda-benda peninggalan Kartini, salah satunya adalah mesin jahit. Benda tersebut berukirkan ukiran kayu khas Jepara.

Masih di ruangan yang sama, terdapat berbagai foto dan lukisan Kartini serta orang-orang terdekatnya. Di ruangan ini pun kita akan mengetahui kisah hidup sang pahlawan emansipasi wanita. Ada juga berbagai benda hiasan lainnya seperti teko dan gelas keramik, ukiran kayu, serta alat-alat membatik.

Rangka Ikan Raksasa

Museum Kartini
Image credit: instagram.com/can_df

Bergeser ke ruangan selanjutnya, terdapat koleksi Museum R.A. Kartini lainnya berupa artefak arkeologi dan kebudayaan yang ditemukan di sekitar Jepara. Salah satu yang ikonik adalah sebuah rangka ikan raksasa bernama Joko Tuwo.

Rangka ikan sepanjang 16 meter ini ditemukan di Kepulauan Karimunjawa sekitar tahun 1989. Di ruangan ini juga menyimpan koleksi mata uang kepeng, senjata, keramik, lampu, hingga batuan.

Mengenal Sosok Sang Kakak

Di ruangan selanjutnya terdapat berbagai koleksi yang berhubungan dengan R.M.P. Sosrokartono, kakak kandung R.A. Kartini. Ia dikenal sebagai sosok yang memberi inpirasi kepada Kartini untuk memperjuangkan emansipasi wanita.

Sebuah lukisan potret sosok R.M.P. Sosrokartono menyambut kita begitu memasuki ruangan ini. Selain lukisan-lukisan, di sini pun terdapat benda peninggalan lain seperti kereta kuda, meja, kursi, dan lemari. Beberapa di antaranya merupakan susunan dari berbagai ruangan khusus, seperti ruang meditasi, ruang pengobatan, dan ruang santai.

Baca juga Menelisik Sejarah di Museum Multatuli, Lebak, Banten

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.