Kuliner

Mengungkap Cerita Menarik Di Balik Tradisi Kuliner Minang

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kuliner Minang memang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Sebut saja rendang dan makanan khas Minang lain yang menggugah selera. Uniknya lagi, ternyata terdapat kisah menarik yang bisa kamu gali di balik proses pembuatan hidangan khas Minang. Apa saja kisah yang bisa kita gali dari berbagai kuliner khas Minang? Berikut informasinya!

Jalinan Komunikasi Ketika Merendang

kuliner minang
Image credit: @kamata.binti

Novrial selaku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat mengungkap cerita menarik di balik tradisi kuliner Minang yang kelezatannya sudah mendunia. Contohnya dalam proses pembuatan rendang. Proses pembuatan rendang dikenal sebagai merendang. Di dalamnya terdapat tradisi yang bermakna bagi masyarakat Minang.

Selama merendang, Novrial menjelaskan bahwa nilai dan adat budaya masyarakat lokal ikut dilibatkan. Saat itulah komunikasi antar pembuat rendang dijalin. Rendang yang proses pembuatannya memakan waktu sekitar 3 jam membuka kesempatan untuk para pembuatnya berkomunikasi dengan satu sama lain. Mereka membicarakan banyak hal, termasuk soal keluarga dan keadaan sekitar.

Tradisi dan Komunikasi dalam Lamang Tapai

Image source: @taya.kr

Tidak jauh berbeda dengan rendang, proses pembuatan lamang tapai pun membutuhkan waktu yang lama. Dalam proses tersebut, masyarakat minang membangun tradisi dan komunikasi. Bahkan tradisi dan komunikasi tersebut bisa menjadi daya tarik wisata di Sumatera Barat. Para wisatawan tidak hanya disuguhkan proses pembuatan kuliner Minang, tapi juga mereka akan membangun cerita melalui komunikasi yang dijalin dengan pedagang ke pengunjung dan sebaliknya.

Konsep Bercerita Lewat Kue Bika

Image source: @bikatalago

Kuliner Minang lain yang menggunakan konsep bercerita ialah kue bika khas Tanah Datar. Hidangan berbahan dasar beras ketan putih ini dapat dengan mudah kamu temukan di daerah tersebut. Salah satu penjaja kue bika yang terkenal ialah Bika Talago. Berlokasi di Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Bika Talago mengusung konsep bercerita selama proses pembuatan kue bika. Sembari menunggu kue selesai dibuat, pembeli bisa mengetahui berbagai cerita dan potensi daerah sekitar dari penjual yang notabene penduduk lokal. Pembeli juga bisa mengenal lebih dekat kekayaan budaya Minang dari masyarakat lokal. Berminat mencicipi kue bika khas Minang ini sembari mendengar cerita tentang tradisi dan budaya Minang?

Dini
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.