Seni dan Budaya

Menilik Masjidilaqsa, Jejak Peristiwa Isra Mi’raj

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap tahunnya, umat Muslim di seluruh dunia tentunya selalu memperingati Isra Mi’raj. Peristiwa ini merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW atas perintah Allah SWT yang menjadi awal mula turunnya perintah untuk menunaikan salat lima waktu.

Dalam riwayatnya, Isra Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Dari masjid tersebut, lalu Nabi Muhammad SAW menuju sidratulmuntaha yang menandai langit ke tujuh.

Mengenal Kawasan Masjidilaqsa

Masjidilaqsa - Isra Mi'raj
Image source: masjidnusantara.org

Salah satu lokasi penting dalam peristiwa Isra Mi’raj adalah Masjidilaqsa. Letaknya berada di Kota Lama Yerusalem, tempat yang suci bagi umat Islam, Kristen, dan Yahudi. Luas kompleks Majidilaqsa (sebutan untuk kawasan ini) sekitar 144.000 meter persegi.

Di dalam kawasan Masjidilaqsa terdapat Masjid Al Qibli atau Jami’ Al-Aqsha. Menurut ahli sejarah arsitektur, masjid ini kemungkinan didirikan oleh Umar bin Khattab, sahabat Nabi Muhammad SAW. Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa masjid ini kemungkinan didirikan atas perintah Muawiyah, khalifah kedua dari Dinasti Umayah.

Masjid dengan luas 35.000 meter persegi ini dapat menampung hingga sekitar 5.000 orangjemaah. Dindingnya didominasi oleh warna batu kecoklatan. Bagian yang khas dari masjid ini adalah kubahnya yang berwarna abu-abu.

Kubah Shakhrah yang Ikonik

Masjidilaqsa - Isra Mi'raj
Image source: yabiladi.com

Masih di dalam kawasan Masjidilaqsa, terdapat bangunan segi delapan. Bangunan ini sangat ikonik dengan kubah besar yang berwarna emas. Kubah ini dikenal dengan nama Kubah Shakrah. Dindingnya dihiasi beragam ornamen bergaya Arabesque yang berwarna biru.

Kubah Sharkhrah didirikan sejak tahun 685. Pembangunannya digagas pada masa Khalifah Bani Umayah Abdul Malik. Dalam sejarahnya, bangunan ini pernah digunakan sebagai gereja ketika masa kepemimpinan Kerajaan Kristen Yerusalem.

Bangunan ini pun disucikan oleh umat Yahudi. Di dalamnya terdapat batu Ash-Sharkhrah dengan gua yang berada di bagian bawahnya. Untuk memasuki gua tersebut, terdapat sebuah lubang kecil di salah satu sudut batu Ash-Sharkhrah. Lokasi ini sering disebut juga “Well of Souls”, sebagai tempat suci untuk dua agama samawi.

Baca juga Fakta Menarik di Balik Masjid Agung Banten

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.