Asal-usul

Menilik Sejarah di Balik Museum Kebangkitan Nasional

Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap tanggal 20 Mei, diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Dalam sejarahnya, pada awal abad ke-20, rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa nasionalisme dengan ditandai pendirian organisasi pemuda Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

Museum Kebangkitan Nasional merupakan tempat menarik yang menyajikan informasi mengenai cikal bakal Boedi Oetomo. Lokasi museum ini berada di Jalan Abdurrahman Saleh, Jakarta Pusat.

Berawal dari Sekolah Kedokteran

Kebangkitan Nasional
Image credit: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Dahulu bangunan Museum Kebangkitan Nasional merupakan sekolah kedokteran yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda yang bernama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA). Sekolah ini didirikan guna mencetak ahli medis dari kalangan bumiputra.

Pendirian sekolah ini dilatarbelakangi oleh mewabahnya penyakit menular seperti kolera, tipes, disentri, dan lainnya di beberapa daerah di pulau Jawa. Jumlah tenaga medis yang dimiliki pemerintah Hindia Belanda tidak sebanding dengan jumlah pasien. Maka didirikanlah STOVIA untuk membantu dunia kesehatan pada saat itu.

Meski dikhususkan untuk pribumi, tetapi lulusan STOVIA dipersiapkan agar berkualitas seperti lulusan sekolah kedokteran di Eropa. Maka kurikulum di STOVIA pun disesuaikan dengan sekolah serupa di Eropa.

Munculnya Boedi Oetomo

Kebangkitan Nasional
Image credit: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Organisasi Boedi Oetomo sendiri didirikan oleh para mahasiswa STOVIA seperti Dr. Soetomo, Goenawan Mangoenkoesoemo, dan Soeraji, atas gagasan Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Ada juga tokoh penting dari kalangan bangsawan yang terlibat dalam perkembangan Boedi Oetomo, seperti Raden Adipati Tirtokoesoemo, dan Pangeran Ario Noto Dirodjo. Boedi Oetomo menjadi pemantik pergerakan para pemuda Indonesia yang selanjutnya menginisiasi organisasi-organisasi pergerakan lainnya.

Museum Kebangkinan Nasional

Karena sejarahnya tersebut, gedung yang semula digunakan untuk STOVIA ini dipugar dan diresmikan sebagai Gedung Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 1974. Sedangkan untuk pembukaan museumnya sendiri dilakukan pada tahun 1984.

Ada beberapa pembagian ruangan dalam Museum Kebangkitan Nasional. Di antaranya ada ruang pengenalan, ruangan mengenai masa sebelum masa pergerakan nasional, ruang masa awal kesadaran nasional dan ruang pergerakan nasional.

Di ruangan-ruangan tersebut informasi mengenai sejarah Kebangkitan Nasional disajikan melalui patung-patung diorama, foto, hingga miniatur. Kita pun bisa melihat beberapa peralatan kedokteran yang digunakan pada zaman dahulu.

Baca juga Mulai dari Wabah Hingga Santet, Terangkum dalam Museum Kesehatan

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.