Seni

Patung-Patung Tokoh yang Dirobohkan dalam Gerakan Black Lives Matter

Pinterest LinkedIn Tumblr

Black Lives Matter menjadi sebuah gerakan masif di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa. Masyarakat menggaungkan semangat anti-rasisme setelah peristiwa George Floyd pada bulan Mei 2020 di Amerika Serikat.

Ada banyak hal yang dilakukan para aktivis dalam menyuarakan dukungan terhadap masyarakat kulit berwarna. Salah satunya adalah pembongkaran patung-patung para tokoh terkenal di sejumlah kota.

Patung-patung tersebut merupakan figur dari tokoh yang memiliki keterikatan sejarah kolonialisme dan rasisme. Para aktivitis merobohkan patung-patung tersebut secara bersamaan. Setelah dirobohkan, patung-patung tersebut ada yang rusak, terlantar, dibuang ke laut dan danau.

Dalam ulasan kali ini Holamigo merangkum 5 patung tokoh yang dirobohkan dalam gerakan Black Lives Matter di berbagai negara.

Christopher Colombus

Black Lives Matter
Image credit: Steven Miller (flickr.com)

Di Amerika Serikat, banyak patung Christopher Colombus yang dirobohkan dalam berbagai aksi protes anti-rasisme. Dalam sejarahnya, kedatangan Columbus ke benua Amerika menandai awal mulai gerakan genosida terhadap penduduk asli Amerika.

Christopher Colombus juga dikenal sebagai tokoh di balik perbudakan terhadap masyarakat adat di Karibia. Selain itu ia pun terlibat dalam penaklukan terhadap orang-orang Taino. Maka belasan patung Christopher Colombus di berbagai tempat seperti Virgina, Minnesota, Texas, New Jersey, Connecticut, dan lainnya, dirobohkan ole para aktivis Black Lives Matter.

Edward Colston

Black Lives Matter
Image credit: Prachatai (flickr.com)

Para protestan di Bristol, Inggris, merobohkan patung Edward Colston dan membuangnya ke Pelabuhan Bristol. Colston merupakan tokoh yang berperan dalam perbudakan pada abad ke-17. Selain patung, jendela kaca patri yang memperingati Edward Colston di Katedral Briston dan St. Mary Redcliffe pun dihilangkan.

Junípero Serra

Image credit: Brandon (flickr.com)

Di California, sejumlah patung Junípero Serra dibongkar oleh aktivis Black Lives Matter. Junípero Serra dianggap sebagai tokoh misionaris kontroversial yang terlibat dalam kekerasan terhadap penduduk asli Amerika. Sementara patung Junípero Serra di Gereja San Luis Obispo Mission dibongkar oleh pekerja gereja dan dipindahkan ke ruang penyimpanan dekat gereja. 

Leopold II

Image credit: Teddy Sipaseuth (flickr.com)

Sejumlah patung Raja Leopold II di Antwerp, Belgia, dirusak dan dirobohkan oleh para aktivis Black Lives Matter. Sementara patung sang raja di University of Mons dan KU Leven dibongkar oleh pihak kampus.

Leopold II merupakan tokoh yang memerintah Kongo pada tahun 1885 – 1908. Berbagai tindakan sewenang-sewang dan kekejaman pernah ia lakukan selama masa pemerintahannya tersebut. 

Hans Christian Heg

Black Lives Matter
Image credit: Phil Roeder (flickr.com)

Patung Hans Christian Heg di Madison, Wisconsin, pun turut dirobohkan dan dibuang ke Danau Madison oleh para protestan. Heg adalah salah satu tokoh lokal yang dianggap memiliki hubungan dengan tindak rasisme. Perobohan patung Heg bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat Wisconsin mengenai isu ketidakadilan terhadap ras kulit berwarna.

Baca juga 5 Seniman Street Art Legendaris Sepanjang Masa

Audya
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.