Informasi

Penumpang Pesawat Wajib Ikuti Aturan Ini Dalam Masa Darurat COVID-19

Pinterest LinkedIn Tumblr

Agar fase the new normal dapat berjalan dengan baik, pemerintah telah menerapkan aturan dan protokol kesehatan agar masyarakat tetap merasa aman. Aturan tersebut juga berlaku untuk para penumpang pesawat yang bepergian dari dan menuju Indonesia.

Aturan mengenai penumpang pesawat ini didasarkan pada kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri 2020. Aturan ini dikeluarkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, aturan mengenai penumpang pesawat ini juga ddasari oleh Surat Edaran dari Menteri Kesehatan No. HK.02.01 / MENKES / 313/2020 yang menetapkan Protokol Kesehatan untuk Penanganan Warga Negara Indonesia yang Kembali dan Kedatangan Asing dari Negara-negara Asing.

Tapi untuk saat ini peraturan ini baru diterapkan untuk penumpang pesawat Garuda Indonesia. Isi dari aturan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penumpang dengan Penerbangan Domestik

Dokumen Perjalanan Pendukung dari lembaga atau badan terkait

  • Penumpang harus membawa izin perjalanan yang ditandatangani oleh pejabat terkait, rencana perjalanan resmi atau izin perjalanan dari atasan tempatnya bekerja jika penumpang bekerja di lembaga swasta, pemerintah, polisi, militer, atau aparatur negara.
  • Surat rujukan rumah sakit untuk penumpang yang merupakan pasien darurat yang akan dirawat di rumah sakit lain.
  • Surat kematian anggota keluarga yang meninggal bagi penumpang yang ingin mengunjungi keluarga.

Surat Pernyataan tentang Kontrol Penyebaran Covid-19 di Indonesia

Setiap penumpang yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Poin 1 yang disebutkan di atas harus mengisi formulir yang tersedia pada tautan ini.

  • Sertifikat Kesehatan

Untuk penerbangan domestik ke dan dari daerah yang telah menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) atau Zona Merah, penumpang wajib memberikan sertifikat kesehatan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang menyatakan negatif Covid-19. Tes cepat atau hasil tes PCR negatif. Sertifikat kesehatan harus berlaku maksimal 7 hari setelah dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan terkait.

Pemeriksaan dokumen penumpang maskapai Garuda Indonesia-angkasa.news
  • Identitas Nasional (KTP) atau kartu identitas lain yang sah

Penumpang harus membawa salinan dokumen dan kartu identitas yang diperlukan sebelum tiba di Bandara dan melapor kepada Pejabat Check-in.

ARTIKEL LAINNYA:

2. Penumpang Pesawat Dalam Penerbangan Internasional

  • Penumpang Penerbangan Internasional yang bepergian ke Indonesia harus memiliki Sertifikat Kesehatan dalam Bahasa Inggris, yang menyatakan hasil tes Covid-19 negatif. Sertifikat kesehatan berlaku untuk maksimum 7 hari setelah dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan dari negara asal dan akan divalidasi oleh Otoritas Kesehatan di pelabuhan / bandara / Perbatasan Darat pada saat kedatangan.
  • Jika penumpang hanya memiliki sertifikat kesehatan berdasarkan Rapid Test / sertifikat kesehatan tanpa rincian COVID-19 / tidak membawa sertifikat kesehatan, penumpang pesawat tersebut masih dapat check-in. Namun, ia harus melakukan Tes Cepat di area kedatangan.
  • Identitas Nasional (KTP) atau kartu identitas lain yang valid: Penumpang harus membawa salinan dokumen dan kartu identitas yang diperlukan sebelum tiba di Bandara dan melapor kepada Pejabat Check-in.
1 2
Mario
Author

Makhluk penasaran yang suka belajar tentang content marketing, tapi lebih hobi baca novel, manga, main game, gebukin samsak.

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.