Destinasi Jawa

Tak Hanya Pantai, Banten dan Anyer Punya Destinasi Wisata Religi

Pinterest LinkedIn Tumblr

Di Indonesia, wisata religi adalah sebuah tradisi yang sudah dilakukan sejak dulu. Dalam tradisi islam dikenal waktu-waktu terbaik untuk berziarah. Selain sebagai tempat untuk melepas dahaga spiritual, orang percaya bahwa tempat-tempat ziarah itu mempunyai kekuatan tak kasat mata. Mereka yakin bahwa tempat-tempat tersebut bisa mendatangkan kebaikan kepada mereka sekaligus hukuman apabila mereka melanggar pantangan di tempat tersebut. Untuk yang terakhir disebutkan tersebut, orang-orang percaya bahwa daerah Banten dan sekitarnya terkenal dengan kekuatan mistik dan budaya kleniknya.

Di beberapa tempat di Indonesia bahkan punya tempat khusus peziarahan. Biasanya berupa makam, petilasan dan masjid. Tempat-tempat tersebut dikeramatkan. Tak terkecuali di Anyer, Banten. Meskipun Anyer terkenal dengan daerah pantai yang menjadi destinasi wisata. Tempat ini juga punya wisata-wisata religi yang menjadi tujuan orang-orang mencari wawasan spiritual.

Di bawah ini ada beberapa tempat di Anyer dan Banten yang sering menjadi destinasi wisata religi yang bisa kamu datangi.

Komplek Penziarahan penziarahan Sultan Maulana Hasanuddin di Banten Lama

Destinasi wisata satu ini sudah terkenal. Selain itu area ini sudah dianggap sebagai destinasi wajib bagi para peziarah. Berada di Jalan Banten Lama, Serang Banten. Bangunan masjid di kompleks ini dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin tahun 1552-1570. Berziarah ke kompleks ini serasa tur sejarah. Dari masjid sampai kompleksnya saja terdapat nilai historisnya.

destinasi wisata religi banten
sumber: ridwan aji pitoko

Baca juga:

Makam Syekh Mansyur Cikadueun

Kompleks ini berupa batu nisan makam yang tulisannya menyerupai batu nisan tipe Aceh. Nisan ini memiliki bentuk dasar pipih, bagian kepala memiliki dua undakan yang bagian atas undakannya lebih kecil dibanding undakan bawah. Makam Syech Mansyur ini berada di Kampung Cikaduen Desa Cikadueun, Kec. Cimanuk Kab Pandeglang Banten.

banten
sumber: nahdatululama.id

Makam Syekh Asnawi Caringin

Berdasarkan sejarah, Syekh Asnawi adalah seorang tokoh penyebar agama islam yang lahir di Kampung Caringin. Kiai kharismatik ini juga dikenal sebagai sosok yang teguh dan berani melawan Belanda dengan ilmu bela dirinya yang sakti saat Banten masih berada di kekuasaan Kolonial. Selain menyebarkan ajaran Islam, beliau banyak membuat gerakan-gerakan untuk membimbing pemuda sebagai generasi penerus. Untuk melengkapi fasilitas beribadah Syekh Asnawi membangun masjid yang kita kenal dengan nama Masjid Caringin. Masjid ini lah yang kemudian, setelah beliau wafat menjadi tempat beliau dimakamkan.

banten
Makam Syech Asnawi Pandeglang – www.laduni.id

Makam Syekh Muhammad Sholeh di Gunung Santri

Beliau adalah salah satu wali penyebaran di Banten. Beliau juga adalah santri dar Sunan Gunung Jati dan Sunan Ampel. Syekh Muhamad sholeh tidak hanya menyebarkan ajaran agama Islam. Dalam prosesnya beliau mengajarkan masyarakat dalam mengelola sawah. Metode yang diajarkan oleh Syekh Muhamad Sholeh kemudian disebut Sawah Si Derup. Sawah ini berada di Blok Beji. Sebelum wafat ia berpesan kepada santrinya agar dimakamkan di Gunung Santri. Tempat ini adalah nama dari sebuah kampung di Desa Bojonegara Kab Serang, tempat Syekh Muhamad Sholeh menetap semasa hidupnya. Makam beliau kemudian menjadi destinasi wisata religi yang sering didatangi oleh para peziarah dari berbagai pelosok.

Banten
Makan Syeh Sholeh di Gunung Santri – patron.id

Batu Qur’an

Destinasi wisata religini satu ini masih ada hubungannya dengan kisah Syekh Maulana Mansyur. Batu Quran berada di kaki Gunung Karang Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk Kab Pandeglang Banten. Tempat keramat ini konon berupa bekas pijakan kaki Syekh Maulana Mansyur ketika hendak pergi berhaji ke tanah suci dengan hanya membaca basmallah. Ketika kembali beliau muncul bersama air dari tanah yang tidak berhenti mengalirkan air. Air terebut diyakini sebagai air Zam-zam. Nama Batu Quran disematkan untuk menyebut sebuah Al Quran yang dipakai untuk menutup lubang air yang terus-menerus mengalir. Al Quran tersebut berubah menjadi batu. Sampai sekarang batu tersebut disebut Batu Quran.

destinsi wisata religi banten
Batu Quran – dongeng.home.blog

Destinasi-destinasi tersebut tidak sulit dijangkau. Meskipun popular di antara umat muslim, tak sedikit pula orang-orang dari berbagai kalangan ikut mengunjunginya. Karena tempat-tempat tersebut mengandung nilai historis dan pastinya ini berwisata religi adalah satu bentu wisata yang tidak hanya mengembalikan kesegaran jasmani melainkan juga rohani. Dan yang penting untuk diingat adalah jangan lupa untuk tetap menghargai larangan dan aturan yang diterapkan di masing-masing tempat. Selamat menjelajahi Banten dari sisi spiritua!

Avatar
Author

Write A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.